Make a donation Talk Fusion Saling Memberi
Showing posts with label Mantram Mahabharata. Show all posts
Showing posts with label Mantram Mahabharata. Show all posts

Mantram : Om Namah Shivaya

Mantram Mahabharata. Mantra pemujaan Dewa Shiva yaitu "Om Namah Shivaya" disebut mewakili semua mantra dari tantra, karena keluasan maknanya laksana samudera yang memiliki banyak sekali rahasia.

Secara literal dalam bahasa sansekerta "Om Namah Shivaya" berarti saya mohon perlindungan, tuntunan dan keselamatan dari Dewa Shiva. Tapi maknanya tidak hanya sampai disitu. Mantra "Om Namah Shivaya" memiliki kandungan kekuatan luar biasa, dimana setiap suku kata menuai karunia tersendiri dalam menyelamatkan jiwa dari belenggu pikiran dan belenggu samsara.

Maha Mrtyunjaya Mantra

Mantram Mahabharata. Bahasa Sanskerta itu bukanlah bahasa lisan tetapi bahasa program. Bahasa yang dibuat untuk berhubungan dengan para Dewa. Dalam hal ini Dewa bukanlah makhluk abadi akan tetapi frekuensi yang lebih tinggi. Semuanya frekuensi lebih tinggi disebut Dewa. Dan masing-masing frekuensi ada namanya. Kadang kita menyebut sebagai makhluk surgawi, tetapi ini adalah nama-nama dari frekuensi yang lebih tinggi.

Mantram Tri Sandhya

Mantram Mahabharata. Mantram Tri Sandhya, adalah sebuah doa yang wajib dilakukan setiap hari pada waktu pagi, siang dan sore hari. Sebelum melaksanakan Tri Sandhya, agar dilakukan pembersihan tubuh sehingga dapat melaksanakan persembahyangan ini dengan suasana segar dan penuh dengan konsentrasi.
Setelah itu ambilah sikap duduk (silasana/vajrasana) dengan tubuh tegak. Atur nafas, agar diperoleh ketenangan bathin, kemudian ucapkan mantram : 

"Om Prasada Sthiti Sarira Siva Suci Nirmala Ya Namah Svaha".

Mantram Ngejot (sehabis memasak di dapur)

Mantram Mahabharata. Sebagai rasa syukur kita kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, bahwa pada hari ini, diberikan rejeki yang melimpah sehingga kita sekeluarga, masih bisa memasak nasi beserta lauk pauknya. Untuk itu maka kita wajib melaksanakan Ngejot. Ngejot dilakukan dengan cara mempersembahkan nasi dan garam yang diletakkan di atas daun dan kemudian dipersembahkan kepada Ida Sang Hyang Widhi beserta seluruh kekuatannya. Ngejot dilaksanakan di beberapa tempat yaitu di Dapur/Tempat Beras, Kompor/Tungku, Tempat Air, Pelangkiran, Sumur (kalau ada), Merajan, Taksu, Sri Sedana, Tugu Capah, Panglurah, Penunggun Karang, Pangijeng, Pengadang-adang, Pintu Masuk dan Tempat Ari-ari. Adapun mantram yang dilantunkan adalah sebagai berikut :