Make a donation Talk Fusion Saling Memberi
Showing posts with label Pancaran Bhagavata. Show all posts
Showing posts with label Pancaran Bhagavata. Show all posts

Pancaran Bhagavata - 3

Filsafat Mahabharata.                                  Instant Pay For You
Bocah Parikshit dan Ramalan Tentang Dirinya.

“Aduh! Apakah akhirnya ia harus mengalami nasib yang tragis ini? Apakah ini merupakan ganjaran bagi segala kebaikan yang kelak dilakukannya? Setelah menempuh hidup yang bajik selama bertahun-tahun, dapatkan akibatnya tiba-tiba berubah menjadi kematian yang malang ini? Ada dikatakan bahwa mereka yang mati tenggelam, mereka yang menemui ajal karena jatuh dari pohon, dan mereka yang meninggal karena digigit ular, tidak baik kehidupannya di akhirat kelak. Semua ini dianggap ebagai kematian yang sial, mereka yang menemui ajalnya seperti itu akan menjadi hantu dan akan menderita, demikian kata orang. Mengapa anak ini harus mengakhiri hidupnya seperti itu? Oh, alangkah mengerikan. Oh, alangkah tidak adilnya semua ini!” , ratap Yudhistira sambil menggigit bibirnya menahan sedih.

Pancaran Bhagavata - 2

Filsafat Mahabharata.                                  Instant Pay For You
Kelahiran Seorang Bhagavata.

Maharaja Parikshit adalah putra Abimanyu yang telah mencapai surga para pahlawan. Ketika Parikshit masih berwujud janin yang tumbuh di rahim Uttara, ia melihat anak panah tajam yang dilepaskan oleh Aswathama meluncur ke arahnya. Senjata itu memancarkan percikan keganasan dan teror, siap membinasakannya, tetapi pada saat itu juga tampaklah tokoh yang cemerlang dan sangat mempesona bersenjatakan cakra yang dahsyat. Beliau menghancurkan panah maut itu menjadi seratus keping. Janin ninggrat itu diliputi kekaguman dan rasa terimakasih.

Pancaran Bhagavata - 1

Filsafat Mahabharata.                                  Instant Pay For You
Sebutan Bhagavata dapat digunakan untuk setiap kisah pengalaman orang-orang yang telah menjalin hubungan dengan Tuhan dan dengan mereka yang saleh (Bhagawan dan bakta). Tuhan mengambil berbagai wujud dan memerankan berbagai kegiatan. Nama Bhagavata diberikan pada uraian pengalaman orang-orang yang telah menyadari Tuhan dalam aneka wujud