Make a donation Talk Fusion Saling Memberi
Showing posts with label Sejarah Majapahit. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Majapahit. Show all posts

Menunggu Keajaiban Mahkota Majapahit

Majapahit.                                  Instant Pay For You
Mahkota Raja Majapahit yang tidak jelas juntrungnya selama ratusan tahun, tiba-tiba dikembalikan ke Indonesia. Hal ini konon merupakan pertanda kembalinya kejayaan Majapahit sesuai ramalan Sabdopalon. Tetapi beberapa pihak memprediksi lain. (Liberty Januari 2009)

Majapahit seperti ditelan bumi Hancurnya kerajaan besar 'Nusantara tersebut seperti tak berbekas sama sekali. Hanya sejarah dan berbagai ramalan yang masih tersisa, sementara peninggalan bekas kerajaan yang pernah tersohor di dunia ini masih samar-samar. Jangankan harta benda, bekas keraton dan lokasi kerajaan juga belum jelas, dimana letaknya. (sebenarnya letaknya sudah di ketahui tetapi supaya peninggalan itu utuh dan tidak di hancurkan oleh oknum/kelompok yang tidak menginginkan Majapahit berjaya kembali terutama bangsa Pedagang Gujarat Arab yang membawa perdagangan Islamnya, Red)

Tombak Trisula, Pusaka Jagat Raya

Majapahit. Tombak Trisula ini sebenarnya merupakan perpaduan antara Senjata Bhatara Siwa (Bhatara Guru) dan Pasangannya (Durga), bentuknya biasa saja, polos tidak berukir. Berwarna kecoklat-coklatan. Tidak berpamor, karena sudah terlalu tua usianya, Meskipun demikian Tombak Trisula ini memiliki kelebihan, dipercaya sebagai Pusaka Jagat Raya.

Serat Darmo Gandul

Majapahit. Pada suatu hari, Darmogandul bertanya kepada Ki Kalamwadi tentang asal mula orang Jawa meninggalkan agama Budha yang dianutnya dan berganti menjadi agama Islam.

Lantas, Ki Kalamwadi-pun menjawab, "Aku tidak mengerti. Tetapi guru yang dapat dipercaya menceritakan asal-usul orang Jawa meninggalkan agama Budha dan berganti memeluk agama Islam. Ini memang perlu dikatakan, agar orang yang belum tahu menjadi tahu."

Pusaka Ki Kebo Iwa

Majapahit. Oleh : I Made Sukanti. 

Kejadian ini sangat langka dan benar adanya. Dengan adanya kejadian ini dapat menjadikan kita lebih percaya dan lebih menghormati para leluhur atau pendahulu kita yang hebat dan satya wacana,atau kepada alam gaib atau juga kepada ke-Maha Kuasaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Kejadiannya adalah sebagai berikut :

Pada suatu waktu Ida Dewa mendapatkan wangsit (suara gaib) yang menitahkan beliau untuk mengambil keris panjenengan Ki Patih

Sejarah Kerajaan Majapahit

Majapahit. Majapahit adalah sebuah kerajaan kuno di Indonesia yang pernah berdiri pada sekitar tahun 1293 hingga tahun 1500 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada masa kekuasaan Raja Hayam Wuruk yang berkuasa dari tahun 1350sampai dengan tahun 1389. Majapahit menguasai kerajaan-kerajaan lain di semenanjung Malaya, Borneo, Sumatra, Bali dan Filipina. Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yg menguasai Semenanjung Malaya dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia. Kekuasaannya terbentang di Sumatra, Semenanjung Malaya, Borneo hingga Indonesia timur meskipun wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan.

Menjalankan Titah Sabdo Palon

Majapahit. Source : I Made Sukanti. 

Runtuhnya Kerajaan Majapahit dan habisnya kekuasaan Hindu di tanah Jawa pada Tahun 1504 s/d 1512 (masehi), berkaitan dengan Kutukan Hyang Sabdo Palon, bahwa 500 tahun setelah runtuhnya Kerajaan Majapahit beliau akan menagih kembali Nusantara ini yang ditandai dengan bencana dimana-mana.


Menjalankan Titah Hyang Sabdo Palon


Pada suatu ketika Ida menerima pawisik pada sekitar bulan Januari 2006, bahwa Ida harus mencabut keris pemasung Hyang Sabdo Palon yang bertempat di Goa Mayangkara, Alas Purwo-Jatim, tugas itu beliau laksanakan pada bulan Maret 2006. Konon diketahui bahwa roh Hyang Sabdo Palon dipasung oleh Wali Songo.

Patih Kebo Iwa, Patriot Nusantara

Sejarah Majapahit. Di desa Bedahulu wilayah kabupaten Tabanan, Bali pada zaman dahulu, hiduplah sepasang suami istri. Mereka kaya, hanya saja mereka belum mempunyai anak. Bagi penduduk Bali pada masa itu, manusia yang belum mempunyai keturunan adalah manusia yang siasia hidupnya.

Suatu hari mereka pergi ke Pura Desa. Mereka memohon kepada Yang Maha Kuasa agar diberi keturunan. Waktu pun berlalu. Sang istri mulai mengandung. Betapa bahagianya mereka. Beberapa bulan kemudian, lahirlah seorang bayi laki-laki.